Rabu, 23 Mei 2012

Aku bangga pada Ayah

Biasanya, bagi seorang anak
perempuan yang sudah
dewasa, yang sedang bekerja diperantauan, yang ikut suaminya merantau di luar kota atau luar negeri, yang sedang bersekolah atau kuliah jauh dari kedua orang tuanya…..
Akan sering merasa
kangen sekali dengan Mamanya.
Lalu bagaimana dengan Papa ?????

Mungkin karena Mama lebih
sering menelepon untuk
menanyakan keadaanmu
setiap hari, tapi tahukah kamu ?? jika ternyata Papa-lah yang mengingatkan Mama untuk
menelponmu ??

Mungkin dulu sewaktu kamu
kecil, Mama-lah yang lebih
sering mengajakmu bercerita
atau berdongeng, tapi tahukah
kamu, bahwa
sepulang Papa bekerja dan dengan wajah lelah Papa
selalu menanyakan pada
Mama tentang kabarmu dan
apa yang kau lakukan
seharian ?? :'(
Pada saat dirimu
masih seorang anak perempuan kecil……
Papa biasanya mengajari putri kecilnya naik sepeda.
Dan setelah Papa
mengganggapmu bisa, Papa
akan melepaskan roda bantu di sepedamu… Kemudian Mama
bilang : “Jangan dulu Papa, jangan dilepas dulu roda bantunya”
> Mama takut putri manisnya terjatuh lalu terluka…. :' )

Tapi sadarkah kamu? Bahwa
Papa dengan yakin
akan membiarkanmu,
menatapmu, dan menjagamu mengayuh sepeda dengan seksama karena dia tahu putri kecilnya PASTI BISA.

Pada saat kamu menangis
merengek meminta boneka
atau mainan yang baru,
Mama menatapmu iba. Tetapi
Papa akan mengatakan dengan tegas : “Boleh, kita beli nanti, tapi tidak sekarang” Tahukah kamu, Papa melakukan itu karena Papa tidak ingin kamu menjadi anak yang manja dengan semua tuntutan yang selalu dapat dipenuhi?

Saat kamu sakit pilek, Papa
yang terlalu khawatir sampai kadang sedikit membentak dengan berkata : “Sudah di bilang! kamu
jangan minum air dingin!”. Berbeda dengan Mama yang
memperhatikan dan
menasihatimu dengan
lembut. Ketahuilah, saat itu
Papa benar-benar mengkhawatirkan
keadaanmu.

Ketika kamu sudah beranjak remaja…. Kamu mulai
menuntut pada Papa untuk dapat izin keluar malam, dan Papa bersikap tegas dan mengatakan: “Tidak boleh!”. Tahukah kamu, bahwa Papamelakukan itu untuk
menjagamu? Karena bagi Papa, kamu adalah sesuatu yang sangat-sangat luar biasa berharga..
Setelah itu kamu marah pada Papa, dan masuk ke kamar sambil membanting pintu… Dan yang datang mengetok pintu dan membujukmu agar
tidak marah adalah Mama….

Tahukah kamu, bahwa saat
itu Papa memejamkan
matanya dan menahan
gejolak dalam batinnya,
Bahwa Papa sangat ingin
mengikuti keinginanmu, Tapi lagi-lagi dia HARUS
menjagamu?

Ketika saat seorang cowok
mulai sering menelponmu,
atau bahkan datang ke
rumah untuk menemuimu,
Papa akan memasang wajah
paling cool sedunia…. :’) Papa sesekali menguping atau mengintip saat kamu sedang ngobrol berdua di ruang tamu.. Sadarkah kamu, kalau hati
Papa merasa cemburu?

Saat kamu mulai lebih
dipercaya, dan Papa
melonggarkan sedikit
peraturan untuk keluar
rumah untukmu, kamu akan memaksa untuk melanggar jam malamnya. Maka yg dilakukan Papa
adalah duduk di ruang tamu,dan menunggumu pulang dengan hati yang sangat khawatir… Dan setelah perasaan
khawatir itu berlarut - larut… Ketika melihat putri kecilnya pulang larut malam hati Papa akan mengeras dan Papa memarahimu.. . Sadarkah kamu, bahwa ini
karena hal yang di sangat
ditakuti Papa akan segera
datang? “Bahwa putri kecilnya akan segera pergi meninggalkan Papa” Setelah lulus SMA, Papa akan
sedikit memaksamu untuk
menjadi seorang Dokter atau Insinyur. Ketahuilah, bahwa seluruh paksaan yang dilakukan Papa
itu semata - mata hanya
karena memikirkan masa
depanmu nanti… Tapi toh Papa tetap tersenyum dan mendukungmu saat
pilihanmu tidak sesuai
dengan keinginan Papa Ketika kamu menjadi gadis
dewasa….

Dan kamu harus pergi kuliah
dikota lain… Papa harus
melepasmu di
bandara. Tahukah kamu
bahwa badan
Papa terasa kaku untuk memelukmu? Papa hanya
tersenyum
sambil memberi nasehat ini -
itu, dan menyuruhmu untuk
berhati-hati. . Padahal Papa
ingin sekali menangis seperti Mama dan
memelukmu erat-erat. Yang
Papa lakukan hanya
menghapus sedikit air mata
di sudut matanya, dan
menepuk pundakmu berkata “Jaga dirimu baik-baik ya
sayang”. Papa melakukan itu
semua
agar kamu KUAT…kuat
untuk pergi dan menjadi
dewasa. Disaat kamu butuh uang
untuk membiayai uang
semester dan kehidupanmu,
orang pertama yang
mengerutkan kening adalah
Papa. Papa pasti berusaha keras mencari jalan agar anaknya
bisa merasa sama dengan
teman-temannya yang lain.
Ketika permintaanmu bukan
lagi sekedar meminta boneka
baru, dan Papa tahu ia tidak bisa memberikan yang kamu
inginkan… Kata-kata yang
keluar dari
mulut Papa adalah : “Tidak….
Tidak bisa!” Padahal dalam
batin Papa, Ia sangat ingin mengatakan
“Iya sayang, nanti Papa
belikan untukmu”. Tahukah
kamu bahwa pada
saat itu Papa merasa gagal
membuat anaknya tersenyum? Saatnya kamu
diwisuda
sebagai seorang sarjana. Papa
adalah orang pertama
yang berdiri dan memberi
tepuk tangan untukmu. Papa akan tersenyum dengan
bangga dan puas melihat
“putri kecilnya yang tidak
manja berhasil tumbuh
dewasa, dan telah menjadi
seseorang” Sampai saat seorang teman
Lelakimu datang ke rumah
dan meminta izin pada Papa
untuk mengambilmu
darinya. Papa akan sangat
berhati-hati memberikan izin.. Karena Papa
tahu….. Bahwa lelaki itulah
yang
akan menggantikan
posisinya nanti. Dan
akhirnya…. Saat Papa melihatmu duduk
di Panggung Pelaminan
bersama seseorang Lelaki
yang di anggapnya pantas
menggantikannya, Papa pun
tersenyum bahagia…. Apakah kamu mengetahui,
di hari yang bahagia itu Papa
pergi kebelakang panggung
sebentar, dan menangis? Papa
menangis karena papa
sangat berbahagia, kemudian Papa berdoa…. Dalam lirih
doanya kepada
Tuhan, Papa berkata: “Ya
Tuhan tugasku telah selesai
dengan baik…. Putri kecilku
yang lucu dan kucintai telah menjadi
wanita yang cantik….
Bahagiakanlah ia bersama
suaminya…” Setelah itu Papa
hanya bisa
menunggu kedatanganmu bersama cucu-cucunya yang
sesekali datang untuk
menjenguk… Dengan rambut
yang telah
dan semakin memutih…. Dan
badan serta lengan yang tak lagi kuat untuk
menjagamu dari bahaya….
Papa telah menyelesaikan
tugasnya…. Papa, Ayah, Bapak
kita… Adalah sosok yang
harus selalu terlihat kuat… Bahkan
ketika dia tidak kuat
untuk tidak menangis… Dia
harus terlihat tegas
bahkan saat dia ingin
memanjakanmu. . Dan dia adalah yang orang
pertama yang selalu yakin
bahwa “KAMU BISA” dalam
segala hal…

Tidak ada komentar:

Posting Komentar